Laman

Minggu, 27 Mei 2012

Merawat buku

Buku selayaknya bisa digunakan dan dinikmati selama bertahun-tahun. Buku bukanlah barang murah, terutama jika memiliki nilai-nilai yang sangat berharga seperti catatan sejarah, maupun ilmu pengetahuan yang berguna dan aktual. Tetapi, tanpa disadari, ada sebagian orang yang menggunakan buku sebatas hanya untuk menghias suatu ruangan dengan memajang buku-buku tersebut di dalam rak. Nah, sudah benarkah cara Anda memperlakukan buku selama ini? Apa yang akan diungkapkan selanjutnya, mungkin bisa membantu Anda untuk mengetahui bagaimana seharusnya memperlakukan buku-buku yang ada! Memperlakukan buku secara baik akan sangat berguna jika Anda ingin menjaga rak buku terlihat nampak lebih baik atau merawat buku selalu dalam kondisi baik agar ketika ada keinginan untuk menjualnya, buku tetap dalam kondisi yang cukup baik. Perlakuan yang baik juga bisa "memperpanjang umur" buku, lho! Membuka buku Saat anda ingin membuka buku, sebaiknya letakkan buku di atas meja dan pastikan tangan Anda bersih. Jangan pernah menyentuh buku dengan noda yang masih tersisa di tangan Anda. Pastikan juga tidak ada cairan di dekatnya, seperti sisa kopi atau zat cair lainnya. Saat ingin digunakan pertama kali, buka buku secara perlahan, letakkan sampul (cover) bagian depan sejajar dengan permukaan meja, lalu angkat tubuh buku sampai tegak. Ulangi juga untuk sampul bagian belakang. Selanjutnya, ambil sebagian halaman secara berhati-hati, lalu buka, tegakkan dan jauhkan dari tubuh buku. Jaga sebagian besar halaman lainnya agar tegak lurus dengan permukaan meja. Tekan sedikit-demi sedikit halaman yang terbuka sampai pada sebagian besar halaman yang ditegakkan dan lakukan itu beberapa kali. Setelah mengambil dan menekan sebagian halaman dari buku bagian depan kemudian lakukan juga hal yang sama pada beberapa halaman dari buku bagian belakang. Tips di atas ibarat pemanasan sebelum melakukan kegiatan. Setelah itu, walau buku akan nampak sedikit lebih kusut, tetapi buku Anda telah siap untuk digunakan seperti biasa.
Mengambil buku
Ketika ingin mengambil buku, pastikan untuk mengambil buku dengan memegang bagian tengahnya. Jangan menarik buku dari bagian atasnya. Jika dilakukan terus menerus, secara perlahan itu akan merusak buku. Selain itu, jangan meletakkan buku-buku begitu erat (padat) sehingga menjadi sulit ketika ingin mengambilnya. Berikanlah sedikit ruang, sehingga saat Anda mendapatkan pegangan yang lebih sebelum menariknya keluar.
Cara menyimpan buku
Pertama, letakkan buku sesuai dengan keperluannya. Sebagai contoh, beberapa perpustakaan hanya memajang buku-buku populer atau modern. Buku yang tergolong langka diletakkan dalam lemari-lemari khusus. Kedua ,letakkan buku-buku di daerah kering dan tidak lembab serta jauhkan dari akses umum. Ketiga, bersihkan buku secara teratur agar tidak berdebu dan menjadi sarang serangga yang dapat merusak buku.
Merawat saat menggunakan
Untuk jenis buku yang halamannya dari kiri ke kanan, peganglah buku di tangan kiri dan buka halaman dengan tangan kanan. Buka halaman di bagian bawah dengan tangan kanan. Yang harus diingat adalah, jangan menandai halaman buku dengan melipat sudut bagian atas. Sebaliknya gunakan pembatas untuk menandai halaman baca anda.
Tips Merawat Buku
 1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup.

2. Usahakan letak buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas.

3. Posisi buku sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban.

4. Taburlah kamper di sela-sela buku atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap.

5. Lakukan rotasi posisi buku setiap dua pekan sekali. Jika memungkinkan keluarkanlah buku-buku dari lemari dan letakan selama sehari di luar lemari. Bisa di atas meja atau di ruang terbuka yang tidak lembab.

6. Tak ada salahnya memberi lampu khusus dalam lemari buku hingga buku mendapat cahaya yang cukup. Sinar lampu menghambat ngengat masuk ke sela-sela buku.

7. Cara paling aman adalah membungkus buku dalam kemasan plastik dan ditaburi kamper.

8. Khusus buku langka berusia di atas 100 tahun yang lengket antar satu halaman dengan halaman lain tidak perlu dipaksa memisahkannya. Ada cara tersendiri. Rendamlah kertas yang lengket itu ke dalam air selama setengah jam. Lalu angkat dan angin-anginkan di tempat sejuk. Jangan sekali-kali menjemur di bawah terik matahari agar kertas tidak bergelombang setelah kering.

Rabu, 16 Mei 2012

MEMAHAMI GAMBAR TEKNIK


PENGENALAN ALAT

Dalam menggambar teknik, untuk dapat menghasilkan gambar drngan kualitas yang baik dibutuhkan beberapa alat bantu gambar sebagai berikut,

1. Pinsil Gambar

Ada dua macam pensil yang dapat dipergunakan yaitu:
               
 Pensil Mekanis, pensil ini dilengkapi dengan isi pensil yang bergaris tengah 0,5 mm dan tdk perlu diruncingkan lagi (akan tetap tajam). Namun untik membuat garis yang benar-benar halus dan tetap tegas, pensil inipun harus dipuatar menurut sumbunya pada waktu menarik garis. Untuk garis relatif lebih tebal dan jelas, anda harus menarik pensil anda beberapa kali. Isi pensil semacam ini yang bergaris tengah 0.3 mm, 0.7 mm, dan 0.9 mm juga ada.





Selasa, 15 Mei 2012

20 Mei, Gerhana Matahari Pertama di 2012


Jakarta-Gerhana matahari adalah fenomena alam yang lumrah terjadi. Nah, pada 2012 ini gerhana matahari pertama akan terjadi pada 20 Mei. Gerhana matahari cincin, namanya. Namun untuk wilayah Indonesia bukan penampakan seperti cincin yang terlihat melainkan gerhana matahari sebagian.

"Pada 20 Mei akan terjadi gerhana matahari cincin. Tapi melintasinya di wilayah Pasifik seperti China, Taiwan, Jepang, sampai melintasi Lautan Pasifik dan berakhir di AS saat terbenam. Kalau di Indonesia hanya terlihat sebagai gerhana sebagian, kurang dari 45 persen, dan terlihat saat matahari terbit," ujar Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, dalam perbincangan dengan detikcom.

Menurut dia, di wilayah barat Indonesia, fenomena ini tidak akan terlihat. Wilayah Indonesia yang diperkirakan bisa melihat fenomena ini antara lain adalah Manado. Puncak gerhana terjadi pada saat matahari terbit, namun hanya 3 persen saja piring matahari yang tertutup oleh Bulan. Gerhana berakhir pukul 06.38 Wita.

"Kalau di Ambon gerhananya hanya 16 persen. Bisa diamati saat matahari terbit. 16 Persen bagian matahari tertutup bulan, dan berakhirnya sekitar pukul 07.22 WIT," sambung Djamaluddin.

Sedangkan di Manokwari, ketika matahari terbit mulai terjadi gerhana, yakni mulai pukul 06.07 WIT sampai dengan pukul 07.26 WIT. Namun gerhana matahari yang terjadi hanya 17 persen. Di daerah Jayapura gerhananya hanya 4 persen, dimulai pukul 06.23 WIT dan berakhir pada 07.08 WIT.

"Di Indonesia terlihatnya memang gerhana matahari sebagian, meski sebenarnya yang terjadi adalah gerhana matahari cincin. Gerhana matahari cincin juga terjadi karena piringan matahari terhalang piringan Bulan sehingga terlihat seperti cincin," terang alumnus Universitas Kyoto, Jepang, ini.

Tidak ada efek apa pun terkait terjadinya fenomena ini. Untuk diketahui, dalam waktu satu tahun, di Bumi terjadi 5-7 gerhana, baik gerhana matahari maupun gerhana Bulan.

Minggu, 13 Mei 2012

Plastik Telah dikenal sejak abad ke-19

Diminati karena sifatnya yang kuat, awet, dan ringan, plastik menjadi pilihan manusia sebagai material untuk membuat produk tertentu. Padahal, penggunaan plastik yang salah dapat mengancam lingkungan hidup.

Plastik bukanlah menjadi benda yang asing lagi bagi kalian karena hampir setiap waktu kalian bisa menjumpainya, baik di rumah, dapur, kamar, atau di luar rumah sepanjang kalian melakukan aktivitas. Untuk mengurangi kekeliruan pemahaman kita tentang plastik, sebaiknya kita ketahui dulu apa pengertian, jenis, manfaat, dan bahaya dari plastik tersebut.

Plastik dapat diartikan sebagai polimer bercabang atau linear yang dapat dilelehkan atau dilunakkan dengan menggunakan api atau suhu panas lainnya. Dengan kata lain, plastik memiliki derajat kekristalan yang lebih rendah daripada serat.

Material plastik pertama kali digunakan sejak abad ke-19. Pada tahun 1930-an penggunaan plastik mulai ada, meski tidak begitu banyak. Hal ini terlihat dari banyaknya plastik yang dibuat dan dicetak. Akan tetapi, pada tahun 1990-an, plastik menjadi bahan atau bagian kebutuhan yang sangat diinginkan. Hal ini terbukti dari banyaknya plastik yang dibuat dan dicetak, yaitu 150 juta ton.

Tiap tahun, kebutuhan akan plastik semakin bertambah. Pada tahun 2005 plastik dicetak sebanyak 220 juta ton. Terbayang bukan, betapa banyaknya kebutuhan orang akan plastik sebab hampir semua bahan dan alat yang kita gunakan terbuat dari plastik, semisal botol, sandal, tas, keranjang, ember, dan gelas.

Kamis, 26 April 2012

Daur Ulang Plastik, Selamatkan Bumi


Tujuan: Memberikan pengetahuan tentang bahaya limbah plastik dan manfaat daur ulang plastik agar bumi selamat dari ancaman kerusakan lingkungan.
Latar Belakang: Makin terasanya dampak akibat penggunaan dan pembuangan plastik secara berlebihan di seluruh dunia.
Solusi: Pemerintah harus gencar mengadakan program mendaur ulang plastik dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang plastik dan tidak ketinggalan pula menyediakan media dan mengajarkan keterampilan mendaur ulang plastik sebagai bagian program tersebut.

Apa itu daur ulang?

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle).